Jumat, 14 Juni 2013

Bukan Nada Indah

lirik dan nada tlah tercipta
antara sosok para pujangga berwajah murka
membawakan sajak tegap melangkah
antara kita yang saling mencinta

aku dan kamu dicipta satu
dari tubuh yang sama
terbalut dalam tali tali cinta
yang kuat dan senantiasa untuk slamanya

jangan kau ragukan lagi hadirku
aku tlah memilihmu,
dan menjaga cintamu
biarkan halangan datang menghantui
aku tak pernah peduli
aku ada hanya untukmu

nada ini bukan nada yg indah
yang bisa kulukiskan
namun ku kan slalu nyanyikan
untukmu, untuk pujaan hatiku
untuk separuh ragaku

Nanti (saat ku jauh darimu)


Ingatlah sayang,  Ingatlah..
raga dan hatiku kupatenkan untukmu

meski ku akan jauh darimu
hati ini satu untukmu

bersabarlah sayang, bersabarlah..
aku pergi bukan tuk aku sendiri
untuk masa depan kita
untuk hari depan kita

dengarlah sayang, dengarlah,,
lagu setia yg akan kudendangkan
bersama ribuan bintang gemerlapan
aku di hatimu
kamu di  hatiku
jangan ada ragu mengusikmu

biarkan waktu tentukan
brapa lama kita terpisah
minggu, bulan, tahun
kuharap kau sudi menunggu
menungguku tuk menyandingmu
diatas singgasana kemewahan
diatas kokoh pondasi cinta kita..

aku dan kamu abadi slamanya

Jumat, 03 Mei 2013

Sabda Pencinta

aku pernah bertanya 
apakah gerangan cinta itu?
mereka menjawab
Ibarat cat air berwarna warni
melukiskan diri atas kanvas hati
merah
biru
hitam
putih

aku sempat heran
kenapa ada warna hitam?
mereka berkelit
tak ada suatupun sempurna
biarkan hitam itu tumbuh
balut dengannya putih
dengan lembut dan hangat untaian kasih

lalu kutanya mereka
siapa yang pantas kucintai?
mereka mengolok
bodoh ! engkau sutradara
kami hanya pengelana
hanya bisa melihat dan mendengar
bukan merasakan

untuk terakhir kalinya aku bertanya
lalu bagaimanakah akhir sebuah cinta?
mereka jelaskan
tintamu akan habis
kanvas beserta coretannya itu nyata
jangan khawatir
jika cinta memisahkanmu
ia juga kan pertemukanmu
walau kepada kanvas lain

Saat Lelah


Memang, 
Aku rasa kita lelah
dengan semua bunga bermekaran
dan keindahannya yang menjadikan tenang

bumi kita goyah
tak ada se senti pun bangunan berdiri
namun pondasi masih melekat padanya
pada gedung gedung rusak yang mulai kusam

mungkin ini saatnya kita berhenti sejenak
istirahat dari segala bencana ini
tak satupun jalan yang mulus, kataku
tak jua hubungan ini
akan slalu diuji dan terus diuji

berhenti sejenak
lepaskan penat dalam dada kita
jauhkan dari kejam prasangka
dekat lekatkan benih benih rasa percaya
dan aku yakin, 
kita bisa lalui semua ini